Minggu, 01 Desember 2013

[Sinopsis] Fairy of Death

Ini adalah cerita perjalanan seorang anak yang bernama Vanessa. Gadis yang datang secara tiba-tiba dalam kehidupan tujuh orang anak manusia yang bernama Intan, Irfan, Siska, Randy, Jessy, Novi dan Vino. Siska dan Irfan, dua orang yang berniat jahat ini mati secara tragis di tangan Vanessa karena telah melakukan sesuatu yang menyinggung hatinya. Sedangkan empat orang yang tersisa, yaitu Jessy, Novi, Vino, dan Intan merasa bingung dan penasaran dengan tingkah laku Vanessa.

Intan yang menjabat sebagai Ketua OSIS ini pun segera bertindak untuk menyelidiki sisi kehidupan Vanessa. Hingga suatu hari, datang seorang cowok yang bernama Randy yang bertubrukan dengan Vanessa di kantin belakang sekolah dan tanpa sengaja memulai kisah mereka hingga menjadi sahabat. Ke empat anak tadi pun tidak mau ketinggalan, ada suatu kebanggaan tersendiri bagi mereka jika bisa berteman dengan seorang Vanessa yang terkenal cuek dan jutek itu. Kebahagiaan yang di berikan ke lima anak ini juga tak mampu membuat Vanessa tersenyum. Sehingga, vanessa pun hanya dapat memberikan suatu hadiah terakhir di penghujung perjalanannya di dunia, yaitu dengan membawa teman-temannya ke suatu tempat yang tak sembarang manusia dapat melihatnya, melalui gerbang kematian. Di situlah petualangan mereka di mulai.
Seperti apakah petualangannya?
Di penghujung petualangan, Randy menyatakan cintanya pada Vanessa, ia merasa takut kehilangan Vanessa. Vanessa pun hanya tersenyum. Ia tak memberikan jawaban apapun kecuali,
“Aku hanya punya satu takdir, jika kau ingin bersamaku, maka mati lah bersamaku. Aku hanya punya satu tugas dari tuhan, jika hal itu selesai, maka selesailah semuanya.”
Randy tak mengerti apa yang di katakan oleh Vanessa, tapi setelah mereka ber lima keluar dari alam itu, tak ada lagi gadis yang bernama Vanessa dalam hidup mereka. Saat mereka terbangun, mereka hanya seakan bermimpi bertemu dengan gadis yang wajahnya tak mampu lagi mereka ingat dalam kehidupan nyata. Bahkan ada beberapa benda yang janggal dan mereka merasa tak pernah memilikinya, seperti foto yang salah satu tempatnya seperti ada bekas seseorang berdiri, namun tak terlihat di foto itu. Begitu juga dengan semua catatan-catatan harian mereka yang sepertinya pernah menyebutkan nama seseorang, namun tak ada satu namapun yang tertera di dalam catatan harian itu. Bahkan untuk mengingat semua yang terjadi sebelumnya, mereka sudah tak mampu lagi. Apalagi setelah mereka sadarkan diri, Intan dan Jessy pun terlihat akrab padahal sebelumnya mereka adalah musuh besar.
Setelah melewati semua kejadian aneh itu, mereka pun kembali menjalani hari-hari mereka dengan normal. Tak ada lagi orang aneh tanpa senyum dalam hidup mereka, seperti seorang Vanessa yang telah menghapus semua ingatan mereka tentangnya.

0 komentar:

 

Catatan Cerdas Mahasiswa Template by Ipietoon Cute Blog Design